Banjarnegara, Kabupaten tempat onda lahir ini memang memiliki banyak destinasi wisata, salah satunya adalah wisata negeri atas awan di Bukit Asmara Situk yg sungguh menawan.

Papan Petunjuk BAS

Bukit Asmara Situk (BAS) yang berlokasi di Desa Kalilunjar, Kecamatan Banjarmangu, Banjarnegara, kini mulai ramai dikunjungi wisatawan dari luar daerah sejak dibuka Januari tahun ini.

Tercatat dalam buku tamu, para wisatawan berasal dari daerah Wonosobo, Temanggung, Purbalingga, Purwokerto, Cilacap, Pekalongan, dan Tegal.


"Bahkan, ada yang berasal dari Jakarta dan Perancis," kata Kepala Desa Kalilunjar, Sarkum, Rabu, 19 Oktober 2016.

Sumber : http://onda.nextblog.id

Ia mengatakan pengunjung yang datang kebanyakan berusia muda. Mereka datang karena ingin selfie di ketinggian. Rata-rata jumlah kunjungan wisatawan tiap harinya antara 50–100 orang.

Bukit Asmara

Untuk lokasi, cukup dekat dari Ibu Kota Banjarnegara dan mudah terlihat karena berada di pinggir jalan arah Banjarnegara–Karangkobar. Kurang lebih 15 kilometer dari Banjarnegara.
Tidak sulit menemukannya karena terdapat papan petunjuk yang mengarahkan dan di tempat parkir ada juga tempat berselfie dengan tulisan BAS (Bukit Asmara Situk) yang besar. Tiket masuk seharga Rp 5 ribu di hari biasa dan Rp 10 ribu untuk Sabtu dan Minggu, pengunjung bisa naik melalui jalur tanjakan tanah yang dilapis bambu di antara kebun salak.
Jalur tanjakan itu sekitar 700 meter untuk sampai ke puncak. Di beberapa titik, tanjakannya cukup curam hingga 45 derajat.

Jalur Bukit Asmara

"Tapi wisatawan akan terbayarkan lelahnya jika sudah sampai ke puncak sebab pemandangannya sungguh indah. Apalagi kalau pagi dan sore. Ada kabut tipis yang menutupi pemandangan di bawahnya. Seperti berada di negeri atas awan," tutur Sarkum.
Salah satu pengelola obyek, Suyari menambahkan, para wisatawan yang berkunjung ke BAS sekedar menikmati indahnya pemandangan dari lokasi spot- spot foto dari rumah panggung, dari jembatan pohon, dan dari tempat selfie. Tapi, ada pula yang sengaja datang untuk membuat foto prewedding atau berfoto di goa-goa buatan juga di bagian bawah.

"Kadang, ada juga anak muda yang sengaja camping di atas sambil menunggu datangnya momen indah untuk foto di pagi hari," ujar Suyari.
Salah satu wisatawan yang berasal dari Wonosobo, Soleh, mengaku tahu adanya obyek wisata BAS ini dari Instagram. Dari gambar gambar yang diunggah, tempat itu terlihat indah sehingga mengundang penasaran dirinya bersama tiga orang temannya sesama mahasiswa UNSIQ Wonosobo untuk datang berkunjung ke tempat ini.

"Kami sengaja datang selain untuk menikmati
pemandangan juga membuat foto selfie seperti yang ramai di Istagram. Nyatanya tempat ini memang indah. Meskipun naiknya juga lumayan capek, namun terobati dengan indahnya pemandangan. Cakep banget," kata Soleh.
Tapi, bukit ini kurang jomblo friendly sehingga untuk para jones harus kuat nahan sengatan matahari sekaligus sengatan dari orang yg lagi pacaran.